Kisah Awal Pita Merah Muda sebagai Simbol Kanker Payudara

Kisah Awal Pita Merah Muda sebagai Simbol Kanker Payudara

Pita warna merah muda atau pink digunakan sebagai simbol universal akan kesadaran dan dukungan tehadap pasien kanker payudara. Melansir laman nationalbreastcancer.org, sehelai pita merah muda bermakna mengenai peningkatan kesadaran kanker payudara sekaligus menyatukan perempuan dalam solidaritas. Sebelum dikenal luas seperti sekarang, terdapat sejarah panjang yang melatarbelakangi pemilihan simbol pita berwarna pink ini sebagai simbol kanker payudara.

Dikutip dari pinkribbon.org, penggunaan pita merah muda sebagai simbol kesadaran dan dukungan universal kanker payudara bermula pada 1979 ketika Penney Laingen, istri salah satu pria yang ditahan selama krisis penyanderaan Iran, memakai pita kuning guna menunjukkan dukungan bagi suami serta para korban sanderaan lainnya.

Terinspirasi dari kisah tersebut, kelompok seni aktivis Visual AIDS kemudian menggunakan aksesoris pita sebagai bentuk kesadaran dan dukungan bagi para penderita penyakit AIDS. Namun, mereka memilih merah cerah sebagai pita simbolnya. Selanjutnya, para kelompok tadi menyematkan pita kuning tersebut ke dada aktor Jeremy Irons ketika penyelenggaraan Tony Awards. Semenjak itu, penggunaan pita sebagai simbol banyak digunakan oleh organisasi-organisasi amal.

Penggunaan simbol pita merah muda sebagai lambang kanker payudara dilakukan oleh Yayasan Kanker Payudara, Susan G. Komen. Pita merah muda ini dibagikan untuk para penyintas kanker payudara yang ikutserta dalam ajang balapan lari bernama Race for The Cure pada 1991, di Kota New York. Pembagian pita tersebut dilaksanakan setelah beberapa bulan pasca penampilan Jeremy Irons di ajang Tony Awards.

Mengutip laman komen.org, aejatinya, Yayasan Susan G. Komen ini telah meluncurkan desain pita bewarna pink ini sejak 1982. Pendiri yayasan, Nancy G. Brinker, menyatakan bahwa pita merah muda ini merupakan bentuk dukungan dan kenangan untuk saudara perempuannya, Susan G. Komen, yang meninggal akibat kanker payudara.

Sebuah majalah Self kemudian tertarik dengan ide lambang pita merah muda. Melalui Alexandra Penney, Majalah Self mengajak bekerjasama Yayasan Susan G. Komen untuk menyebarkan advokasi kanker payudara. Saat itu, Majalah Self sedang mengusung edisi Bulan Kesadaran Kanker Payudara Nasional 1992.

Setelah kedua pihak setuju untuk bersinergi bersama, Majalah Self kemudian melakukan promosi besar-besaran terhadap simbol pita merah muda ini. Mereka bahkan membuat banyak simbol pita merah muda ini dan meminta bantuan para merek kosmetik ternama mendistribusikannya ke toko-toko kota New York. Penggunaan pita merah muda sebagai lambang kesadaran dan dukungan akan kanker payudara pun terus meluas hingga dikenal seperti saat ini.

RiefaniJadilah teman ceritaku, teman marahku, teman bercandaku, teman mainku, teman berjuangku, dan jadilah satu-satunya teman hidupku.

Posting Komentar untuk "Kisah Awal Pita Merah Muda sebagai Simbol Kanker Payudara"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *