Jangan Asal Berikan Napas Buatan, Berikut Teknis RJP Mulut ke Mulut

Jangan Asal Berikan Napas Buatan, Berikut Teknis RJP Mulut ke Mulut

Pemberian napas buatan atau yang dikenal dengan nama kompresi jantung luar mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Melansir laman simdos.unud.ac.id, pemberian nafas buatan ini dilakukan bagi seseorang yang tidak sadarkan diri secara tiba-tiba karena adanya henti jantung atau henti napas. Guna memberikan pertolongan pertama memulihkan kerja jantung dan paru-paru ini dapat dilakukan melalui resusitasi jantung paru (RJP) atau cardiopulmonary resuscitation (CPR).

Dan, untuk mengetahui seseorang mengalami henti jantung dapat dilakukan dengan meraba nadi di daerah leher atau lengan bawah. Sementara itu, tanda seseorang mengalami henti napas dilihat dari ada atau tidaknya pengembangan dinding dada atau hembusan nafas dari hidung ataupun mulut. Apabila menemukan seseorang dengan kondisi tersebut, segera berikan RJP guna membantu darah yang mengandung oksigen tetap berfungsi.

Dijelaskan dalam primayahospital.com, sejatinya, teknik RJP ini merupakan teknik yang harus dipelajari oleh seluruh masyarakat, tidak hanya bagi tenaga kesehatan. Secara umum, resusitasi jantung dilakukan dengan menekan dinding dan mengkompresi dada agar jantung dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, nafas buatan diberikan dengan meniupkan udara ke paru-paru. Hal ini bertujuan untuk menjaga jumlah oksigen dalam sirkulasi darah.

Terdapat tiga langkah utama dalam RJP, yakni menekan dada, membersihkan jalan nafas, dan memberi nafas buatan. Namun sebelum ke tahap pemberian nafas, dada harus dikompresi dahulu. Melansir dari laman primayahospital.com, berikut tahap-tahapnya:

Setelah tahap kompresi dada, berikan napas buatan dari mulut ke mulut sebagai berikut :

RiefaniJadilah teman ceritaku, teman marahku, teman bercandaku, teman mainku, teman berjuangku, dan jadilah satu-satunya teman hidupku.

Posting Komentar untuk "Jangan Asal Berikan Napas Buatan, Berikut Teknis RJP Mulut ke Mulut"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *