3 Makanan Pilihan Nabi Muhammad SAW untuk Mencegah Penyakit

3 Makanan Pilihan Nabi Muhammad SAW untuk Mencegah Penyakit

Bagi umat Islam, kehidupan Rasulullah SAW adalah pedoman dan contoh terbaik untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Uswatun hasanah atau teladan yang baik, dalam setiap aspek kehidupan.

Tidak hanya yang sifatnya ibadah dan juga sosial kemasyarakatan, Nabi Muhammad juga memberi contoh tentang bagaimana menjaga kesehatan tubuh. Rasulullah juga memberi contoh bagaimana seharusnya kita mengkonsumsi makanan. Jumlah dan pola makannya.

Konon, selama hidupnya Rasulullah SAW hanya sakit dua kali, sakit pertama Rasulullah yaitu setelah menerima wahyu pertama, ketika itu beliau mengalami demam hebat. Kemudian, sewaktu menjelang beliau wafat. Saat itu beliau mengalami sakit yang sangat parah, hingga akhirnya meninggal dunia.

Rasulullah SAW juga mengandalkan makanan sehat untuk sebagai obat, beliau memilih tiga makanan ini untuk mengobati dan mencegah berbagai penyakit.

1. Kurma

Dilansir dari laman resmi Unair, kurma bermanfaat untuk menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit kronis,seperti penyakit jantung, kanker, diabetes,hingga Alzheimer. Hal ini karena kurma memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Selain itu, kurma juga tinggi akan serat, kadar serat dalam kurma sebanyak 7 gram dalam porsi 3,5 ons. Kandungan serat tinggi dalam kurma ini bermanfaat melancarkan pencernaan.

Sehingga Anda dapat memasukkan kurma ke dalam diet harian. Serat dalam kurma dapat mencegah konstipasi dan membuat gerakan usus besar lebih teratur, terutama dalam membentuk feses.

123 Selanjutnya

Dari Abu Huraira ra, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Kurma Ajwa itu dari surga, di dalamnya terdapat penawar terhadap racun dan cendawan (kam’ah) adalah manni, sedangkan airnya adalah obat bagi mata,” (HR Imam At-Toirmidzi dalam Ath-Thib)”

Hadits lain juga menyebutkan, “Dalam hadits lain,” Aisyah RA, Nabi bersabda “Sesungguhnya dalam kurma ajwa dari daerah Aliyah ada obat atau itu Ajwa adalah anti racun di pagi hari,” (HR Muslim).

2. Habbatussauda

Dikutip dari laman resmi Unair, habbatussauda atau dikenal dengan jintan hitam dikatakan penyembuh segala macam penyakit. Bukan tanpa alasan, manfaat kesehatan jintan hitam ini sudah terbukti secara ilmiah.

Manfaat habbatussauda pertama kali diteliti oleh Ibnu Sina, ilmuwan Persia yang dianggap sebagai salah satu pemikir dan penulis paling terkenal dari zaman Keemasan Islam, dalam jurnal medisnya “Canon of Medicine”. Ibnu Sina menulis bahwa biji jintan hitam ini bermanfaat sebagai pengobatan sesak napas, baik karena gejala asma atau karena masalah pernapasan lainnya.

Habbatussauda merupakan rempah-rempah dan tanaman obat yang berbentuk butiran biji berwarna hitam. Habbatussauda sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu di India, Pakistan, dan Timur Tengah, bahkan sudah menjadi obat sejak jaman Rasulullah. Hal tersebut pernah disampaikan lewat sebuah hadits:

“Kami keluar bersama Ghalib ibn Abjar, di jalan ia sakit. Saat sampai di Madinah ia masih sakit, Ibnu Abi Atiq menjenguknya lalu berkata kepada kami, ‘Mestinya kalian gunakan Habbatussauda ini,” (HR Bukhari).

Kemudian disarankan untuk mengambil lima atau tujuh butir habbatussauda atau jintan hitam lalu ditumbuk. Kemudian diteteskan seperti minyak. Aisyah pernah menceritakan kepadaku bahwa nabi Saw berkata:

“Sesungguhnya Habbatussauda ini adalah obat segala penyakit, kecuali penyakit as-sam,” Aku bertanya, “Apakah as-sam itu?” Nabi menjawab, “Kematian.” (HRBukhari).

Sebelumnya 123 Selanjutnya

Sifat antioksidan dan anti inflamasi dalam jintan hitam berkhasiat mengurangi peradangan tubuh, misalnya luka dan juga sel kanker. Sifat antioksidan pada Habbatussauda juga bisa meningkatkan ketahanan tubuh sehingga dapat mencegah datangnya berbagai penyakit.

Madu memang sudah terkenal bermanfaat untuk kesehatan karena kandungan nutrisinya yang beragam. Di samping gula yang membuatnya terasa manis, madu mengandung banyak sekali senyawa aktif, seperti vitamin A (retinol), vitamin E (tocopherol), vitamin K, vitamin B kompleks, vitamin C, serta flavonoid, asam fenolik, dan karotenoid. Kandungan tersebut juga terdapat pada produk lain yang dihasilkan lebah, seperti propolis.

Adapun manfaat kesehatan yang di dapat dari meminum madu di antaranya meningkatkan imunitas tubuh, menangkal radikal bebas, mempercepat penyembuhan luka, melancarkan pencernaan, dan dapat menjaga kesehatan jantung.

Khasiat madu ini sudah dimanfaatkan oleh Rasulullah SAW, dalam kehidupan sehari hari beliau. Rasulullah menyebutkan bahwa madu adalah obat dari segala penyakit. Seperti yang disampaikan lewat hadits:

“Madu adalah penyembuh bagi segala penyakit dan Al-Qur’an adalah penyembuh apa yang ada di dalam dada. Maka bagi kalian, ada dua penyembuhan, yaitu Al-Qur’an dan madu,” (HR. Ibnu Majah, 3452 dari hadist Ibnu Mas’ud).

Nabi Muhammad SAW kerap meminum madu setiap pagi sebagai membuka menu sarapan dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli.

Umumnya, madu tergolong aman dan tidak banyak menimbulkan efek samping. Namun, madu belum boleh diberikan kepada bayi atau anak usia di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan botulisme. Hal lain yang juga perlu diingat adalah madu dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang yang juga memiliki alergi terhadap serbuk sari.

RiefaniJadilah teman ceritaku, teman marahku, teman bercandaku, teman mainku, teman berjuangku, dan jadilah satu-satunya teman hidupku.

Posting Komentar untuk "3 Makanan Pilihan Nabi Muhammad SAW untuk Mencegah Penyakit"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *